Social Icons

Jumat, 21 Februari 2014

GURU HARUS LAKUKAN SOCIAL EDUCATIVE

Camat Bunguran Barat lantik Pengawas Sekolah dan Kepala SD Negeri 002 Sedanau:

Camat melantik Pengawas Sekolah Madya tingkat SD/MI
dan Kepala Sekolah Dasar Negeri 002
Sedanau (17/2), Camat Bunguran Barat, menghimbau agar para guru yang bertugas di wilayahnya agar tidak hanya melakukan tugas di kelas dan di sekolah semata, namun di tuntut untuk melakukan social educatif  kepada seluruh komponen masyarakat dimanapun berada. Para guru tidak boleh apriori atau masa bodoh menyaksikan perilaku negatif yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.


Demikian di sampaikan Camat Bunguran Barat, Asmara Juana Suhardi ketika melantik Zaharah, S.Pd.SD sebagai Kepala Sekolah Dasar Negeri 002, Sedanau dan Abdulah Jaya, S.Pd.SD sebagai pengawas sekolah madya tingkat SD/MI Kecamatan Bunguran Barat di gedung serbaguna Kecamatan Bunguran Barat, Senin (17/2).

DPRD Kab. Natuna Mustamin Bakri, S.Sos.,M.Si (ketiga dari kanan) Camat Asmara Juana Suhardi (ketiga dari Kiri) berserta Forum Komunikasi setelah Pelantikan Zaharah,S.Pd.SD (kelima dari Kanan) dan Abdulah Jaya, S.Pd.SD (keempat Dari Kanan).


Di hadapan hadirin yang terdiri dari anggota Forum Komunikasi Pimpinan Kecamtan Bunguran Barat, para guru berbagai jenjang pendidikan, pemuka masyarakat, pimpinan instansi dan pimpinan ormas/orsospol Kecamatan Bunguran Barat, Camat mengilustrasikan berbagai gejala perubahan perilaku dalam fluktuasi budaya yang berkembang di kalangan remaja dan pelajar di wilayah Kecamatan Bunguran Barat akhir-akhir ini.

Menurut camat, gejala dalam fluktuasi budaya negatif tersebut jika disikapi secara apriori dikhawatirkan akan menjadi kebiasaan. Kebiasaan-kebiasaan tersebut akan berkembang menjadi sebuah kelaziman dan akhirnya dimungkinkan akan mengkristal dalam sebuah segmentasi di tengah-tengah masyarakat menjadi sebuah budaya yang dianggap positif. Hal tersebut akan menjadi masalah besar dalam pembangunan sumber daya manusia Kecamatan Bunguran Barat kedepan.

Sehubungan dengan hal itu, Camat Bunguran Barat menuntut kepekaan dan tanggaung jawab yang tenggi dari seluruh komponen masyarakat, termasuk para  guru di wilayahnya.  Guru benar–benar harus dapat digugu dan ditiru bagi seluruh komponen masyarakat, untuk itu ditegaskan agar  guru harus bijak dapat menjaga sikap dan perilaku melalui kontrol cara berpikir, kontrol berbicara dan kontrol bertindak.

Dalam kesempatan tersebut diingatkan pula bahwa jabatan ibarat sebatang pohon, semakin tinggi pohon menjulang maka semakin banyak diterpa angin.” Jabatan pun demikian, semakin tinggi jabatan semakin banyak hujatan, keritikan, caci-maki dan sejenisnya yang akan diterima, maka hadapilah secara bijak dengan etika yang santun,” pesan camat menutup arahannya dalam kesempatan tersebut. (Raja)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates