Social Icons

Kamis, 27 Februari 2014

KURIKULUM 2013, HARUS WUJUDKAN 10 INDIKATOR SISDIKNAS

Camat membuka  Sosialisasi Tim Pengembangan Kurikulum Kepri
dan Inflementasi Kurikulum 2013, Meningkatkan Profesional Pendidikan
 Sedanau, Camat Bunguran Barat menyandarkan harapan besar terhadap peran strategis dan posisi penting para guru dalam membangun sumber daya manusia (SDM) di willayah kecamatan yang dipimpinnya. Sehingga guru yang bertugas di wilayahnya selain menjalankan tugas rutin sebagai pengajar dan pendidik di kelas, juga diminta untuk meningkatkan peran aktifnya dalam melakukan social edukatif, kepada seluruh komponen masyarakat.

Menurut Camat,  Pemerintah RI telah menggariskan visi pendidikan nasional melalui sebuah sistem yang termuat dalam  Undang-undang No. 20 tahun 2003, demi mewujudkan pranata sosial yang kuat dan berwibawa. Hal tersebut tidak lain untuk memberdayakan warga negara Indonesia agar menjadi manusia yang berkualitas dan proaktif menghadapi perubahan dan tuntutan zaman.
Peserta Sosialisasi
Pesan tersebut disampaikan Camat Bunguran Barat, Asmara Juana Suhardi ketika membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Implementasi Kurikulum 2013, di Sekretariat Imandra, Sedanau, Rabu (26/2). Ditegaskan pula bahwa UU sistem pendidikan nasional (Sisdiknas) yang merupakan produk awal abad 21 itu, merupakan dasar hukum bagi peyelenggaraan pendidikan dengan mengedepankan prinsip demokrasi, desentralisasi, otonomi dan menjunjung tinggi hak azazi manusia (HAM).
Camat menggaris-bawahi 10 indikator  UU Sisdiknas yang harus diwujudkan guru melalui kurikulum 2013 tersebut khususnya di wilayah Kecamatan Bunguran Barat, antara lain: Manusia terdidik, Beriman & bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak mulia, Sehat jasmani & rohani, Berilmu pengetahuan, Cakap, Kreatif, Mandiri, Demokratis dan Bertangungjawab.
“Kurikulum 2013 harus dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mewujudkan 10 indikator tersebut,” tegas Camat dihadapan peserta yang terdiri dari para kepala sekolah dan guru di berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kecamatan Bunguran Barat. Acara sosialisasi dengan  nara sumber Drs, Samsulbahari, M.Pd, ketua Tim Pengembangan Kurikulum (TPK) Provinsi Kepri dan H.Syahbaidin, B.Sc (koordinator  TPK Provinsi Kepri) berlangsung sehari.
Dalam kesempatan tersebut Kepala UPT. Pendidikan & Kebudayaan Kecamatan Bunguran Barat, Bahtiar, S.Pd.SD mengatakan bahwa acara sosialisasi kurikulum 2013 itu merupakan kegiatan pertama tingkat Kabupaten Natuna. Belum ada UPT. Pendidikan & Kebudayaan kecamatan lain menyelenggarakanm kegiatan serupa.  Dikatakan pula kulrikulum 2013 tersebut akan segera diberlakukan tahun 2014 ini di Kecamatan Bunguran Barat.(Raja & Niko)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates