Social Icons

Jumat, 21 Februari 2014

RENDAHNYA KUALITAS BANGUNAN YANG DIKERJAKAN BUKAN AHLINYA

Penyerahan Perahu Motor dengan kapasits 9 GT
Sedanau. “Salah satu penyebeb rendahnya kualitas bangunan fisik yang ada di wilayah kita  adalah karena dikerjakan oleh orang yang bukan ahlinya, ujung-ujungnya yang rugi kita sendiri,” demikian keluhan Camat Bunguran Barat, Asmara Juana Suhardi, dalam sambutannya ketika menyerahkan sekaligus meresmikan pemakaian perahu motor (pompong) desa Selaut, di aula SD Negeri 008 Selaut, belum lama ini.


Camat meninjau pembanguna
 Drainase dan RTLH
Pompong desa dengan kapasitas 9 GT yang dibangun melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) APBD tahun anggaran 2013 itu menelan anggaran kurang lebih Rp. 160.000.000’ (seratus enem puluh juta rupiah). Pompong 12 X 2,5 meter tersebut akan dipergunakan sebagai moda angkutan laut bagi masyarakat desa Selaut.
Dalam acara penyerahan yang dihadiri forum komunikasi pimpinan Kercamatan Bunguran Barat, seluruh komponen masyarakat Selaut, para pelaku PNPM-MPd dan sejumlah tamu undangan itu, Camat menegaskan bahwa berdasarkan keputusan musyawarah antar desa (MAD) tahap II, tahun anggaran 2014 ini, desa Selaut akan mendapatkan sebuah gedung pertemuan seluas 8 x 6 M2.
“Supaya bangunan gedung pertemuan itu benar-benar berkualitas sesuai standar yang ditentukan, maka serahkan kepada PNPM-MPd untuk   menentukan  teknis dan mencari tukangnya. Jangan paksakan keinginan harus dikerjakan oleh masyarakat Selaut, kalau memang di desa ini tidak ada tukang yang profesional,” Camat menegaskan agar tidak terjadi pemaksaan keinginan seperti yang pernah terjadi dalam pembangunan fisik pelabuhan tambatan perahu di desa tersebut tahun sebelumnya.
Bantuan PLTS Terpusat 15 kW dari
Kementerian ESDM

Disela-sela kegiatan peresmian pemakaian dan penyerahan pompong desa tersebut, Camat beserta rombongan menyempatkan diri untuk meninjau sejumlah proyek di desa Selaut. Antara lain proyek rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan drainase, pembebasan tanah calon kantor Kepala Desa dan kantor BPD dan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terpadu dari kementerian ESDM melaui Dinas Pertambangan & Energi Kabupaten Natuna. (Raja)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates