Social Icons

Senin, 21 Juli 2014

SEDARATAN BATUBI MEKAR JADI KECAMATAN BUNGURAN BATUBI

Camat menyambut Tim Penilai Akademis dari
Universitas Tanjung Pura Pontianak
Sedanau, Lima desa yang selama ini dikenal dengan sebutan Sedaratan Batubi telah memenuhi syarat akademis dan keleayakan teknis untuk dimekarkan menjadi sebuah kecamatan. Berdasarkan proposal usulan pemekaran yang disampaikan masyarakat setempat tahun 2007, kecamatan baru yang dimekarkan dari Kecamatan Bunguran Barat itu dinamakan Kecamatan Bunguran Batubi.

Kelima desa Sedaratan Batubi tersebut antara lain; Desa Batubi Jaya, Desa Gunung Putri, Desa Sedarat Baru, Desa Semedang dan Desa Sedanau Timur. Desa Batubi Jaya, Desa Gunung Putri dan Desa Sedarat Baru merupakan daerah eks transmigrasi Satuan Pemukiman (SP) I, SP II dan SP III yang sekarang sudah menjadi desa defenitif. Sedangkan Desa Sedanau Timur merupakan desa induk yang memekarkan wilayah tersebut termasuk Desa Semedang.
Camat Bunguran Barat, Asmara Juana Suhardi, seusai menyambut Tim Penilai Akademis dari Universitas Tanjung Pura Pontianak menjelaskan bahwa wilayahnya seluas 13.204 KM2 dengan jumlah penduduk 12.236 jiwa (data Juni 2014) sangat dimungkinkan untuk dimekarkan. Melalui pemekaran tersebut Camat berharap akan memperpendek rentang kendali pelayanan masyarakat, terjadi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
Dijelaskan bahwa Batubi Jaya yang luasnya 7.439 KM2, dengan penduduk 1.548 jiwa, Gunung Putri yang luasnya 5.390 KM2 berpenduduk 1.156 jiwa, Sedarat Baru luasnya 55 KM2 berpenduduk 487 jiwa, Semedang yang luasnya 10 KM2 dihuni 320 jiwa penduduk dan Sedanau Timur luasnya 45 KM2 dengan penduduk sejumlah 373 jiwa. Sedangkan jarak tempuh kelima desa tersebut ke pusat pelayanan (Ibu Kota) Kecamatan Bunguran Barat berkisar antara 9 sampai 12 mil laut (ML).
Memperhatikan jumlah penduduk dan luas wilayah  kelima desa tersebut menurut ketiga Tim Penilai Akademis, DR. H. Martoyo, MA, DR. Dedi Kusnadi, M.Si dan Drs. H. Iskandar, HS. telah memenuhi syarat akademis sebagai kecamatan baru. Penduduk kelima desa tersebut mencapai 3.884 jiwa dengan luas wilayah mencapai 12.939 KM2. Selain itu mempertimbangkan keberadaan sarana dan prasarana yang sudah sangat memadai sebagai sebuah kecamatan.
Menurut Camat, wilayahnya masih tersisa penduduk sejumlah  8.352 jiwa, sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap pemisahan tersebut. Dihadapan Panitia Khusus(Pansus) DPRD Kabupaten Natuna yang dipimpin Mustamin Bakri, masyarakat menyampaikan harapan agar proses pemekaran Kecamatan Bunguran Batubi dapat dipercepat. Sehingga dialog antara masyarakat kelima desa, Tim Penilai Akademis, Camat Bunguran Barat dan Pansus DPRD Kabupaten Natuna berlangsung cepat dan menarik (niko, raje)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates