Social Icons

Kamis, 20 November 2014

CAMAT SAMPAIKAN USULAN PEMBANGUNAN PELABUHAN EKSIIM

Sedanau, Camat Bunguran Barat menyampaikan usulan pembangunan pelabuhan ekspor impor (Eksim) kepada Menteri Kelauatan dan Perikanan RI, Susi Pujiati di atas kapal TNI-AL, Sengiap belum lama ini. Dulam  usulan tersebut tersebut diajukan juga pengerokan karang dan pengadaan rambu laut siang-malam.

Menurut Camat, hal tersebut dilakukan dalam rangka menyikapi komitmen pemerintah RI  (Jokowi-Jusuf Kalla) yang menetapkan transaksi jual beli ikan antar kapal tidak boleh dilakukan di laut dan harus dilakukan di tempat/pelabuhan pelelangan ikan. Kebetulan Natuna merupakan salah satu dari tiga  titik, tempat transaksi yang diwacanakan.
Menyikapi moratorium sementara perdagangan ikan yang menggunakan kapal asing, sampai 30 April 2015, Camat Asmara Juana Suhardi memohon untuk dikaji ulang pemberlakuannya untuk wilayah Natuna. Mengingat  di Bunguran Barat terdapat 481 kepala keluarga atau 80%, dari 3.285 kepala keluarga yang menggantungkan hidupnya disektor budidayaikan.

Ditambahkan bahwa apabila perdagangan ikan yang dilakukan oleh kapal Hongkong dihentikan, maka seluruh sektor perekonomian masyarakatnya akan lumpuh. “Mohon izin Bu Menteri, ini menyangkut hajat hidup masyarakat se-Kabupaten, tidak hanya melumpuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat kecamatan yang saya pimpin, tapi juga masyarakat di kecamatan lainnya di Natuna ini,” kata Camat berharap. (Yai, Raje)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates