Social Icons

Rabu, 10 Desember 2014

CIPTAKAN ONE VILLAGE,ONE PRODUCT DI BUNGURAN BARAT

Kepala Desa, Lurah, Anggota BPD dan Angota LPM
Kecamatan Bunguran Barat Mengiluti Pelatihan
Sedanau, Camat Bunguran Barat menghimbau agar pemerintah desa dan kelurahan  segera menginventarisir potensi yang dimiliki di  setiap desa/ kelurahan untuk dikembangkan menjadi produk unggulan. Melalui pemberdayaan produk unggulan itu,  diharapkan dapat menjadikan  identitas dan kebanggaan sekaligus sarana peningkatan kesejahteraan di desa dan kelurahan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Camat Bunguran Barat, dalam pengarahannya ketika membuka kegiatan  Pelatikan & Koordinasi Kepala Desa (Kades), Lurah, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Bunguran Barat, di Aula Penginapan Gembira Sedanau, Rabu (10/12).
Dalam kesempatan tersebut dipaparkan berbagai perubahan dalam penyelenggaraan pemerintah desa dan kelurahan dengan  diberlakukan Undang-undang nomor: 6 Tahun 2014 tentang desa, Peraturan Pemerintah RI, nomor: 43 Tahun 2014, tentang Peraturan Pelaksana Undang-undang  tentang desa dan Peraturan Daerah Kabupaten Natuna, nomor: 9 Tahun 2014, tentang BPD.
Camat Asmara Juana Suhardi, menekankan pemaparan pada pembentukan peraturan desa (Perdes) dan Badan Usaha Milik Desa (BUM Des). Dalam mengembangkan produk unggulan yang dimaksud dapat dikelola melalui BUM Des,” Sehingga ke depan di Bunguran Barat yang kita cintai ini tercipta One village, One Product, seperti di Jepan,” tambah Camat.
Dihadapan 30 peserta pelatihan, Camat juga menyampaikan berbagai kemungkin dengan rencana perubahan penambahan dana alokasi desa yang begitu besar. Menurutnya dalam 6 (enam) tahun masa jabatan Kades minimal harus terbentuk 3 (tiga) BUM Des di setiap desa, untuk mengembangkan potensi yang ada sebagai produk yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  (Yai, Raja)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates